PRUDENTIAL

Bapak / Ibu Yth : izinkan kami menawarkan kesempatan yang sangat menjanjikan, yakni MENABUNG sekaligus ber INVESTASI dengan JAMINAN bersama kami dibawah bendera dan pelayanan terbaik dari PRUDENTIAL L. A...cp YULMEDIA SH. 081317035749

Senin, 30 November 2009


KOMISI VI DESAK PEMERINTAH LAKUKAN RENEGOSIASI AFTA DAN ACFTA
30-Nov-2009(http://www.dpr.go.id)

Komisi VI DPR RI mendesak Pemerintah segera melakukan renegosiasi Asean Free Trade Agreement (AFTA) dan ASEAN CINA Free Trade Agreement (ACFTA) yang akan berkalu pada 1 januari 2010. Industri nasional belum menghadapi perdagangan Bebas.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dalam Rapat Kerja dengan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Senin (30/11), DI Gedung DPR, Jakarta.

Aria Bima mengatakan, Komisi VI meminta Pemerintah c.q. Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan, dan Menteri Perindustrian, melakukan renegosiasi perjanjian pada industri tersebut.

“Krakatau steel yang telah disepakati untuk privatisasi melalui IPO guna meningkatkan kinerja BUMN, siapa yang tertarik dengan IPO tersebut,” katanya. AFTA dan ACFTA berdampak buruk kepada industri nasional, karena dinilai belum siap dalam persaingan perdagangan bebas.

Komisi VI masih menkhawatirkan kesiapan dan kemampuan komuditi yang ada di tingkat nasional, sektor tekstil dan baja. Dengan diberlakukannya AFTA dan ACFTA maka akan diterapkan bea masuk nol persen, “Industri nasional dikhawatirkan tidak dapat bersaing,” kata Aria Bima dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Terdapat 10 sektor industri yang dinili belum mampu, antara lain tekstil, makanan dan minuman, petrokimia, alat-alat pertanian, alas kaki, senterti pefer , elektronik, kabel dan peralatan listrik, industri permesinan, industri besi baja dan industri jasa engernering.

Tidak ada pijakan nasional untuk memutuskan kesepakan dengan AFTA,

Menurut Aria bima, negara lain seperti Malaysia, Thailand, Amerika, juga melakukan renegosiasi di sektor tertentu.

Ketua Komisi VI Airlangga Hartarto mengatakan, kesepatan tersebut telah disetujui oleh seluruh fraksi yang ada di komisi. “Rapat Internal Komisi VI tanggal 26 Nopember 2009, telah sepakat meminta merenegosiasi kesepakatan AFTA dan ASEAN-Cina Free Trade Agreement, yang berdampak buruk kepada beberapa sektor industri nasional,” tegasnya.

Menurut Airlangga, Menteri Perindustrian telah sepakat untuk melakukan hal yang sama.

Menteri Negaara BUMN Mustafa Abubakar, mengatakan hal tersebut akan segera dikomunikasikan dengan menteri Perdagangan, untuk ada segera solusi. (as)

Minggu, 29 November 2009


ANGGOTA DPR DIHARAP LEBIH DIPERCAYA DAN KREDIBEL LEWAT PELATIHAN ESQ
30-Nov-2009. http://www.dpr.go.id

Ketua DPR Marzuki Alie berharap, melalui pelatihan ESQ, para anggota dewan akan lebih dipercaya dan kredibel. Selain itu para anggota DPR akan lebih responsif, aspiratif dan menjadi lembaga yang transparan.

Harapan itu disampaikan Marzuki pada jumpa pers di sela-sela mengikuti pelatihan ESQ di Gedung Menara 165, Cilandak, Jakarta.

Pelatihan ESQ Angkatan I bagi anggota DPR dan DPD diikuti 120 anggota DPR dan DPD serta sejumlah wartawan dari koordinatoriat DPR/MPR, berlangsung dua hari Sabtu-Minggu 28-29 Nopember 2009.

Ketua DPR mengatakan, pelatihan ESQ yang merupakan training moral bagi para anggota Dewan ini baru tahap awal dan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya. “ Memang ini inisiatif saya pribadi, dan mendapat dukungan teman-teman bahkan akhirnya diberi pelatihan gratis,” ungkapnya.

Namun kepada pendiri dan Direktur ESQ Ary Ginanjar Agustian, Ketua DPR mengatakan, selagi yang diberikan ikhlas, maka yakinlah akan diberi balasan yang berlipat ganda dari Allah.

Marzuki mengatakan, para anggota dewan mempunyai andil yang besar membangun pencitraan lembaga. Apalagi dengan berbagai corak dan karakter sangat sulit menyatukannya. Namun, pelatihan ESQ ini memberikan satu latihan dalam rangka merubah moral bangsa secara universal. “Inilah yang menjadi pilihan saya,” kata Marzuki.

Mengenai keikutsertaan media massa dalam pelatihan ini, Marzuki mengatakan, peran media massa sangat besar dalam memberikan informasi berkenaan dengan tugas-tugas dewan.

Diharapkan para insan media dapat memberitakan dengan jujur dan tidak memutarbalikkan fakta, “Yang benar harus dikatakan benar, yang salah harus dikatakan salah, sehingga masyarakat memperoleh berita yang memang dapat dipertanggungjawabkan.” tegasnya.

Harapan yang sama disampaikan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso yang membuka pelatihan ESQ bagi anggota DPR dan DPD, para anggota Dewan periode 2009-2014 telah mengawali dengan tradisi baru berupa pelatihan moralitas. “ ESQ tidak menggurui, tetapi mengajak kita semua untuk mengamalkan ajaran agama secara baik dan utuh. Melalui metode ini saya optimis, cita-cita Indonesia Emas tahun 2020 akan tercapai,” ungkap Priyo.

Pada acara pelatihan ini, Ketua DPR Marzuki Alie berkesempatan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan ESQ melalui Direkturnya Ary Ginanjar Agustian. Penandatanganan MoU juga dilakukan dengan DPD yang ditandatangi Ketuanya Irman Gusman.

Ary Ginanjar mengatakan, alumni ESQ hingga 26 Nopember 2009 berjumlah 782.307 orang atau total seluruh angkatan ESQ mencapai 4.794 angkatan. Berbagai kalangan telah mengikuti pelatihan ini seperti guru-guru, pejabat BUMN, pejabat pemerintah bahkan ESQ juga menyelenggarakan pelatihan gratis para napi di beberapaa lembaga pemasyarakatan.

“ Saya bercita-cita memberikan pelatihan gratis kepada satu juta guru di berbagai wilayah di Indonesia,” ujarnya.

Ia menyebut tujuan pelatihan ESQ membuat lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga perwakilan dipercaya. “ Tidak hanya amanah intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual,” kata Ary Ginanjar. (mp,tt)

Rabu, 25 November 2009


DPR DUKUNG KEBEBASAN PERS
25-Nov-2009. (http://www.dpr.go.id/)

Komisi I DPR RI mendukung kebebasan pers sebagai bagian dari hak asasi manusia yang dilindungi dalam UUD 1945 pasal 28 F. Kebebasan pers juga dinilai sebagai bagian dari perkembangan demokrasi dan semangat reformasi.

“Kebebasan pers sebagai semangat reformasi. Kita punya semangat yang sama dalam kebebasan informasi publik,” ujar Ketua Komisi I DPR Kemal Aziz Stamboel (F-PKS) didampingi Wakil Ketua Hayono Isman (F-PD), Agus Kartasasmita (F-PG), dan TB. Hasanuddin (F-PDI Perjuangan) saat Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Dewan Pers, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Nusantara II, Rabu (25/11).

Sehubungan dirinya duduk sebagai anggota DPR, Kemal pun sepakat untuk mendukung kebebasan pers dari sisi legislasi ataupun peraturan nasional demi terciptanya kemajuan bangsa.

Roy Suryo (F-PD) sependapat untuk menggiring kebebasan pers sebagai pilar demokrasi sesuai dengan lahirnya UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Tanpa keterbukaan informasi, pers tidak dapat mencari dan memperoleh informasi yang dibutuhkan masyarakat, sehingga akhirnya tak dapat menyebarkan informasi tersebut. Akibatnya pers tidak dapat menjalankan fungsinya secara maksimal.

Menyinggung perkembangan dunia pers, Roy dewasa ini melihat adanya campur tangan dari pemilik perusahaan pers yang mempunyai afiliasi kepentingan politik tertentu.

“Media yang dilahirkan terlihat condong memihak pada kepentingan pemilik perusahaan media,” katanya.

Sedangkan, Anggota dari Fraksi Partai Golkar Paskalis Kossay menilai pers di Indonesia terlalu bebas. Oleh sebab itu pihaknya meminta Dewan Pers, PWI, dan AJI untuk dapat mengatur media yang ada, sebab Pers dan rakyat mempunyai peran dalam membangun negara yang kuat.

Ia pun mencontohkan kasus alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang dengan mudahnya di publikasikan teman-teman media. Menurutnya alutsista merupakan kekuatan negara dan bisa menjadikan ukuran bagi negara lain.

Sementara itu, Ketua PWI, Margiono memandang kebebasan pers perlu dimaknai bahwa organisasi pers dan perusahaan pers wajib mengembangkan dirinya agar diawaki oleh kalangan professional. Apalagi masyarakat di abad informasi ini semakin cerdas. Masyarakat yang cerdas senantiasa memerlukan pers cerdas, yang diawaki oleh wartawan cerdas dan berjiwa reformis.

Jika sebagian kalangan menilai kualitas pemberitaan pers nasional kurang berkualitas maka akar permasalahan yang harus menjadi perhatian semua pemangku kepentingan pers termasuk DPR dan pemerintah untuk membuka sekolah wartawan.

Menyikapi hal tersebut, Ketua AJI merekomendasikan supaya produk-produk perundang-undangan yang mengandung muatan pembatasan mengenai informasi tetap mengacu pada prinsip-prinsip kebebasan pers dan kebebasan informasi, sebagaimana telah diatur dalam UUD 1945, Konvensi Hak Sipil dan Politik serta UU No.40 tahun 1999 tentang Pers dan UU No.14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Kemudian, dia juga meminta kepentingan public diutamakan dalam legislasi terkait informasi. Kepentingan public merupakan tolok ukur apakah suatu informasi layak dirahasiakan atau tidak. (da)

Senin, 23 November 2009


Chartis Hadir di Indonesia

Jakarta - “Chartis adalah salah satu perusahaan asuransi umum terkemuka di Indonesia”, kata Mike Blakeway. Hal itu di ungkapkan Presiden Direktur P.T. Chartis Insurance Indonesia, saat “Pers Conference The Launching of P.T. Chartis Insurance Indonesia, di salah satu hotel ternama dikawasan Sudirman Jakarta Selatan, Selasa (24/11).

Peluncuran brand Chartis, lanjut Mike, merupakan bagian dari proses rebranding, seluruh kegiatan operasional dan aktivitas marketing di Indonesia yang sebelumnya berada dibawah nama P.T. Asuransi AIU Indonesia, mulai saat ini akan dilaksanakan dibawah nama P.T. Chartis Insurance Indonesia. “Rebranding ini merupakan cara baru kami untuk membantu nasabah berinteraksi secara lebih berkualitas dengan kami”, ujarnya.

Senada dengan itu Swandi Kendy, Vice President Director P.T. Chartis Insurance Indonesia, menambahkan, rebranding dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia dan telah disetujui secara formal oleh Departemen Hukum & Hak Asasi Manusia dan Departemen Keuangan.

Swandi menegaskan, “Kepemilikan, struktur keuangan perusahaan, sebagaimana juga komitmen kami terhadap polis para nasabah tetap sama dan tidak berubah,” katanya.

Saat ini di seluruh dunia, kata Swandi, Chartis mempekerjakan lebih dari 34.000 orang, dan melayani 40 juta nasabah perusahaan maupun perorangan di 160 negara dan wilayah hukum. Pada tahun 2008, perusahaan-perusahaan Chartis di seluruh dunia menghasilkan premi kotor senilai hamper US$ 50 milyar dan membayar klaim senilai rata-rata US$ 71 juta setiap harinya.yul

Minggu, 15 November 2009


KOMISI XI DPR PERTANYAKAN BESARNYA GAJI DAN TUNJANGAN BANK INDONESIA
16-Nov-2009

Komisi XI DPR mempertanyakan besarnya anggaran gaji dan tunjangan Bank Indonesia.

Hal tersebut mengemuka saat Komisi XI DPR mengadakan Raker dengan Pjs Gubernur BI Darmin Nasution yang dipimpin oleh Ketua Komisi XI DPR Emir Moeis, di Gedung Nusantara I, Senin, (16/11).

"Gaji dan tunjangan lain-lain bisa mencapai Rp. 3 Triliun, sementara DPR anggaran sebesar Rp 2 Triliun sudah untuk semuanya, karena itu tolong diberikan ukuran performance base indicator penilaiannya,"papar anggota DPR dari PDIP Eva Kusuma Sundari.

Dia menambahkan, BI harus segera mengirim anggaran satuan tiga kepada DPR sehingga kita dapat lebih mengerti alurnya.

Muradi Darmansyah dari Partai Hanura mengatakan, permasalahan gaji harus ditinjau dari sisi kewajaran karena masih adanya kinerja BI yang kurang seperti dari sisi pengawasan sehingga muncul kasus seperti Bank Century.

Sementara Dolfie (F-DPIP) mempertanyakan standarisasi gaji dan tunjangan BI menggunakan standar mana karena sangat berbeda dengan negara lain.

Pjs Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan, gaji BI beserta tunjangannya hanya naik 4.26 persen sedangkan yang terbesar itu diperuntukkan untuk kebijakan moneter. selain itu, Papar Darmin, setiap tahun BI juga membuka penerimaan pegawai serta melakukan pelatihan untuk para karyawan.

Darmin menambahkan, sampai akhir tahun 2009 ini jumlah biaya moneter akan mencapai Rp 18,335 triliun, lebih tinggi dari perkiraan penerimaan BI sampai akhir tahun yang jumlahnya sebesar Rp 16,429 triliun.

"Penerimaan tinggi akibat gejolak kurs yang terjadi dalam setahun. Untuk anggaran kebijakan moneter itu tidak bisa dibicarakan secara terbuka karena kalau membuka kebijakan moneter tentu akan merugikan bagi negara," katanya.

Bntuk 3 Panja

Komisi Keuangan DPR RI akan membentuk 3 Panja guna Membahas evaluasi dan rencana tahunan Anggaran BI Mendatang.

"Kita akan membentuk 3 panja anggaran diantaranya Panja Sumber Daya Manusia (SDM), Logistik, dan Kegiatan Pendukung,"Kata Ketua Komisi XI DPR Emir Moeis.

Menurut Emir, Semua pertanyaan anggota Dewan akan diperdalam di Panja tersebut. "Biasanya kita membahas anggaran ini di Wisma DPR, Kopo namun semua bisa kita diskusikan dengan anggota DPR lainnya,"paparnya. (si) http://www.dpr.go.id

Kamis, 12 November 2009



PESAN KIYAI UNTUK WAKIL RAKYAT

KH Khodamul Quddus, Pengasuh Ponpes NURUL HIDAYAH Sadeng Bogor, menitipkan pesan kepada seluruh Wakil Rakyat yang memiliki keyakinan Iman Islam agar istiqomah menjalankan Sholat Tahajud disamping Sholat Lima Waktu yang di wajibkan.

Shalat Tahajud adalah shalat yang diwajibkan kepada Nabi SAW sebelum turun perintah shalat wajib lima waktu. Sekarang shalat Tahajud merupakan shalat yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan . Bersabda Nabi Muhammad SAW : “Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam” ( HR. Muslim )

Menurut Kyai Khodam, orang yang sudah rutin menjalankan Tahajud:

1. Dimuliakan Allah, mendapat panggilan khusus serta naungan di alam mahsyar serta mendapatkan derajat khusus disisi Allah di alam akherat.
Firman Allah SWT di dalam Al-Qur’an :
“ Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji.”
(QS : Al-Isro’ : 79)
2. Do’a dan permohonannya dikabulkan Allah. Berbahagialah karena hanya orang-orang pilihan Allah sajalah yang selalu melaksanakannya.
3. Diberi ketahanan dan kekebalan Iman. Makin berat amal ibadah yang kita lakukan makin besar pengaruh dan pahala yang kita dapatkan.
Sahabat Abdullah bin Salam mengatakan, bahwa Nabi SAW telah bersabda :
“ Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Sorga dengan selamat.”(HR Tirmidzi)
4. Diberikan kekayaan hati dan fikir, lapang dada, dan keleumbutan perasaan.
5. Terpelihara dan makin mantap ucapanya, kadang dengan satu ucapan saja lansung Allah buktikan. Karena makin mantap kedekatanya dengan Allah
6. 40 malam berturut-turut tanpa terselang diyakini akan terkabul permintaan sebanyak dan sebesar apa yang dimohonkan.
7. Allah mengutus jutaan Malailat mencari dan ikut melakukan sholat bersama orang yang melakukan ibadah tahajud.
8. Saat tahajud, calon pasangan kita yang disorga turun kelangit-langit rumah kita menyaksikan ibadah tahajud yang sedang kita kerjakan.

Waktu atau kapan afdhalnya shalat Tahajud dilaksanakan?

Sebetulnya waktu untuk melaksanakan shalat Tahajud ( Shalatul Lail ) ditetapkan sejak waktu Isya’ hingga waktu subuh ( sepanjang malam ). Meskipun demikian, ada waktu-waktu yang utama, yaitu :

1. Sangat utama : 1/3 malam pertama ( Ba’da Isya – 22.00 )
2. Lebih utama : 1/3 malam kedua ( pukul 22.00 – 01.00 )
3. Paling utama : 1/3 malam terakhir ( pukul 01.00 – Subuh )
Menurut keterangan yang sahih, saat ijabah (dikabulkannya do’a) itu adalah 1/3 malam yang terakhir.
Abu Muslim bertanya kepada sahabat Abu Dzar : “ Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?” Sahabat Abu Dzar menjawab : “Aku telah bertanya kepada Rosulullah SAW sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.” Rosulullah SAW bersabda :
“Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya.” (HR Ahmad)

Bersabda Rosulullah SAW :
“ Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam.” ( HR Muslim )
Nabi SAW bersabda lagi :
“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun ( ke langit dunia ) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman : “ Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” ( HR Bukhari dan Muslim )

Jumlah Raka’at Shalat Tahajud :

Shalat malam (Tahajud) tidak dibatasi jumlahnya, tetapi paling sedikit 2 ( dua ) raka’at. Yang paling utama kita kekalkan adalah 11 ( sebelas ) raka’at atau 13 ( tiga belas ) raka’at, dengan 2 ( dua ) raka’at shalat Iftitah. Cara (Kaifiat) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 ( dua ) rakaat diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rosulullah SAW :“ Shalat malam itu, dua-dua.” ( HR Ahmad, Bukhari dan Muslim )
Adapun Kaifiat yang diterangkan oleh Sahabat Said Ibnu Yazid, bahwasannya Nabi Muhammad SAW shalat malam 13 raka’at, sebagai berikut :
1) 2 raka’at shalat Iftitah.
2) 8 raka’at shalat Tahajud.
3) 3 raka’at shalat witir.
Adapun surat yang dibaca dalam shalat Tahajud pada raka’at pertama setelah surat Al-Fatihah ialah Surat Al-Baqarah ayat 284-286. Sedangkan pada raka’at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah ialah surat Ali Imron 18-19 dan 26-27. Kalau surat-surat tersebut belum hafal, maka boleh membaca surat yang lain yang sudah dihafal.Rasulullah SAW bersabda :
“Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun untuk shalat malam, lalu membangunkan istrinya. Jika tidak mau bangun, maka percikkan kepada wajahnya dengan air. Demikian pula Allah menyayangi perempuan yang bangun untuk shalat malam, juga membangunkan suaminya. Jika menolak, mukanya
disiram air.” (HR Abu Daud)

Bersabda Nabi SAW :
“Jika suami membangunkan istrinya untuk shalat malam hingga
keduanya shalat dua raka’at, maka tercatat keduanya dalam golongan (perempuan/laki-laki) yang selalu berdzikir.”(HR Abu Daud)

Keutamaan Shalat Tahajud :

Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengan
sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”
Adapun lima keutamaan didunia itu, ialah :
1. Akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.
2. Tanda ketaatannya akan tampak kelihatan dimukanya.
3. Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oleh
semua manusia.
4. Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah.
5. Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.

Sedangkan yang empat keutamaan diakhirat, yaitu :
1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.
2. Akan mendapat keringanan ketika di hisab.
3. Ketika menyebrangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukannya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.
4. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan.

Keutamaan tahajud yang bisa membantu Anda meraih kesuksesan:

1. Menjauhkan diri dari kelalaian hati.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Barangsiapa mengerjakan shalat pada malam hari dengan membaca seratus ayat, maka ia tidak akan dicatat sebagai orang lalai. Dan apabila membaca dua ratus ayat, maka sungguh ia akan dicatat sebagai orang yang selalu taat dan ikhlas.” (Al-Hakim dalam kitab Al-Mustadrak).

1. Dibanggakan Allah di hadapan para malaikat.
Al-Hasan Al-Bashry Rahimahullah mengatakan, “Apabila seorang hamba tidur lalu bangun untuk bersujud, Allah akan menghiasi mereka dengan malaikat. Dia berfirman: ‘Lihatlahpada hamba-Ku ini, ia beribadah kepada-Ku, merasa senang di sisi-Ku dan dia melakukan sujud.’” (Imam Ahmad, Az-Zuhud).

1. Hati menjadi lapang dan bahagia.
Atha Al-Khurasani Rahimahullah mengatakan, “Apabila seseorang melakukan qiyaamullail, maka pada waktu paginya akan merasa bahagia. Apabila tidak mengerjakannya, maka di waktu paginya akan menyesal dan hatinya gelisah.” (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaam Al-Lail).

1. Menyebabkan kemenangan dalam jihad melawan musuh.
Ketika pasukan Romawi kalah melawan umat Islam, Hieraclius bertanya kepada para pasukannya, “Menurut kalian, apa yang menyebabkan kalian kalah?” Seorang tua dari pembesar Romawi menjawab, “Karena mereka mengerjakan shalat pada malam hari dna puasa pada siang hari.” (Ibnu Al-Qoyyim bin Asakir, tarikh Dimasyq, 1:143).

1. Menyebabkan masuk surga.
Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan di mata air-mata air. Sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orangorang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).” (QS. Adz-Dzariyaat 15-18).

1. Meringankan lamanya berdiri pada hari kiamat.
Ibnu Abbas ra berkata, ”Barangsiapa yang senang bila lamanya berdiri di hari kiamat diringankan oleh Allah, maka hendaklah ia memperlihatkan dirinya kepada Allah di malam hari dengan sujud dan berdiri mengingat hari akhir.” (Ibnu Jarir Ath-Thabari, tafsir Ibnu Jarir, XXIII:20).

1. Menghapus kejahatan dan mencegah perbuatan dosa.
Diriwayatkan dari Abu Umamah Al-Bahili ra, ia mengatakan, “Rasulullah SAW bersabda: ‘Hendaklah kalian mengerjakan qiyaamullail, sesungguhnya ia adlah kebiasaan orangorang saleh sebelum kalian, mendekati diri kepada Allah Ta’ala, mencegah perbuatan dosa, menghapus kejahatan dan menangkal penyakit dari badan.’” (Diriwayatkan At-Turmudzi, Al-Hakim)

1. Menyebabkan doa terkabul.
Diriwayatkan dari Amru bin Abasah ra, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Paling dekatnya Tuhan kepada hamba-Nya adalah pada sepertiga malam yang terakhir. Bila engkau mampu menjadi orang yang berdzikir (mengingat) kepada Allah pada waktu itu, lakukanlah.” (Diriwayatkan oleh At-Turmudzi).

1. Mendatangkan kecintaan Allah.
Diriwayatkan dari Abibarda ra, ia mengatakan Rasulullah bersabda: “Ada 3 macam manusia, Allah mencintai mereka, tersenyum kepada mereka dan merasa senang dengan mereka, yaitu salah satunya adalah orang yang memiliki istri cantik serta tempat tidur lembut dan bagus. Kemudian ia bangun malam (untuk shalat), lalu Allah berkata: ‘Ia meninggalkan kesenangannya dan mengingat Aku. Seandainya ia berkehendak, maka ia akan tidur.” (Riwayat Ath-Thabrani).

1. Menyebabkan muka berkilau dan bercahaya.
Ada orang yang bertanya kepada Hasan Al-Basri ra: “Mengapa orang-orang yang bertahajud di waktu malam memiliki muka yang bagus?” Ia menjawab: “Karena mereka menyendiri bersama Tuhannya pada malam hari, kemudian Allah memberikan kepada mereka sebagian dari cahaya-Nya.” (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaam-Allail).

1. Menangkal penyakit fisik.
Abu Utsman Al-Khurasan Rahimahullah mengatakan “Qiyaamullail merupakan kehidupan bagi tubuh, cahaya bagi hati, sinar pada penglihatan, dan kekuatan pada anggota tubuh.” (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaam-Allail).

Anatara Meditasi dan Tahajjud
Secara harfiah meditasi berarti keheningan, diam, dan kesendirian. Keheningan muncul apabila pikiran sadar kita telah berhenti sepenuhnya.
John Kehoe, penulis buku terlaris “Mind Power” pernah menyingkirkan diri dari hiruk-pikuk dunia, kemudian menyepi di dalam hutan untuk melakukan meditasi. Hal ini ia lakukan untuk menembus batas kesadaran tertinggi atau lapisan terdalam pikiran bawah sadarnya melalui kesunyian dan pencarian diri.

Kebanyakan dari pelaku meditasi melakukan metode meditasi lewat relaksasi senam ringan, olah nafas, pergi ke tempat sunyi sambil mendengarkan kaset-kaset, CD pencerahan. Bahkan ada yang menggunakan aroma terapi wewangian, dan bukanlah sesuatu yang mengherankan bila terlalu besar biaya yang dikeluarkan hanya untuk bermeditasi saja.
Padahal Allah telah memberikan jalan alternafif kepada kita pada 14 abad yang lalu untuk lebih dekat denganNya lewat pelaksanaan shalat malam, karena shalat adalah salah satu bentuk meditasi. Selama ini kita terjebak pada belenggu diri kita sendiri yang menjadikan shalat sebagai kewajiban semata, bukan sebuah kebutuhan, kalau tidak shalat akan masuk neraka, terkesan Tuhan yang membutuhkan kita.
Padahal untuk melakukan shalat tahajjud, kita tak perlu ke hutan, mengasingkan diri, cukup bangun di tengah malam kemudian berwudhu (bersuci) secara sederhana menurut rukun dan syaratnya. Tak perlu biaya mahal, hanya perlu tempat dan sajadah yang bersih.

Senin, 09 November 2009

KOMISI XI DPR DESAK BPKP SIAPKAN SISTEM CEGAH KEBOCORAN KEUANGAN NEGARA
09-Nov-2009

Komisi XI DPR mendesak Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mempersiapkan standarisasi sistem pencegahan kebocoran keuangan negara sehingga dapat mendorong terciptanya akuntabilitas keuangan di berbagai instansi pemerintah.

Hal tersebut terungkap saat Komisi XI DPR mengadakan RDP dengan Kepala Plt BPKP Pusat Kuswomo Suseno yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR Mohamad Sohibul Iman, di Gedung Nusantara I, Senin, (9/11).

Edwin Kawilarang (F-PG) menilai, dalam melakukan pencegahan dapat dilihat dari dua faktor yaitu sistem prosedur dan legislasi. karena itu, paparnya, BPKP harus mempersiapkan sistem prosedur yang memiliki standar baku bagi Instansi pemerintah. "Untuk proyek pemerintah apakah sudah diteliti manfaatnya,"tanyanya dihadapan jajaran BPKP

Sementara, Endang Sukandar (F-PPP) menyoroti pelaksanaan didaerah terkait pengawasan keuangan khususnya fase klarifikasi dimana biasanya banyak menimbulkan bargaining antara si pemeriksa dan yang diperiksa.

Bukiratu Nitabudhi Susanti (F-Demokrat) mengatakan dirinya setuju adanya pengendalian sistem internal mengenai pengelolaan keuangan. "Yang utama adalah bagaimana mengoptimalkan standar laporan keuangan bagi daerah-daerah,"paparnya.

Eva Kusuma Sundari dari PDIP mengatakan, harus ada reformasi dalam pengelolaan keuangan negara karena indikatornya saat ini korupsi meningkat dan pengelolaan keuangan didaerah cenderung rendah. "Apakah ini perlu adanya reformasi internal birokrasi di tubuh BPKP khususnya mengenai Tupoksi BPKP,"katanya. (si) Foto :Iwan