PRUDENTIAL

Bapak / Ibu Yth : izinkan kami menawarkan kesempatan yang sangat menjanjikan, yakni MENABUNG sekaligus ber INVESTASI dengan JAMINAN bersama kami dibawah bendera dan pelayanan terbaik dari PRUDENTIAL L. A...cp YULMEDIA SH. 081317035749

Kamis, 17 Juni 2010

STANDARD CHARTERED BANK AND AGRICULTURAL BANK OF CHINA
STRENGTHEN STRATEGIC PARTNERSHIP

Senior management joint committee to drive strategic business co-operation
Pilot programme in Hong Kong to provide world-class financial market products


17 June 2010, Beijing – Standard Chartered Bank and Agricultural Bank of China (ABC) today signed a memorandum of understanding (MOU) establishing a strategic partnership to explore the joint development of business opportunities.

The MOU was signed today by Zhang Yun, President of ABC and Jaspal Bindra, Group Executive Director and Asia CEO of Standard Chartered; Xiang Junbo, Chairman of ABC, and John Peace, Chairman of Standard Chartered, witnessed the signing.

Under the MOU, Standard Chartered and ABC will explore collaboration opportunities across a wide spectrum of retail and wholesale banking products and services both within China and internationally. The partnership will focus on the increasingly strong intra-Asia and Asia-Africa trade corridors and enabling access for Chinese businesses to international capital markets and financial markets products, whilst also looking at joint opportunities across ABC’s and Standard Chartered’s domestic Chinese market operations.

Hong Kong has been identified as a potential pilot region for the two banks’ co-operation journey. Standard Chartered’s and ABC’s aim is to co-operate to provide their corporate and individual customers with world class financial markets products.

The partnership with ABC in China reinforces Standard Chartered’s commitment to growing its brand profile and business operations across the greater China region. Standard Chartered is an active player in China’s financial market and one of the leading institutions in SME banking, trade corridors and RMB cross-border trade settlement services. The Bank also has an extensive global network covering many of the emerging markets in Asia, Africa and the Middle East.

A joint co-operation committee will be formed by both banks to drive the strategic direction of the partnership. The committee will be co-chaired by Mr Peter Sands, CEO of Standard Chartered, and Mr Zhang Yun, President of ABC.

John Peace said: “This is a real opportunity to forge stronger and deeper business co-operation with our long-time business partner. Standard Chartered and ABC will work closely together to enable Chinese businesses of all sizes to take advantage of the growing international trade corridors with China. The formation of the proposed senior management committee to drive our mutual strategic priorities is an indication of the importance and commitment which both organisations place on this partnership”.

Xiang Junbo commented: "The signing of the MOU signifies a new chapter in the co-operation of the two banks. Not only will we strengthen and improve the scope and areas of co-operation, but we will also be able to mutually benefit from the complementary advantages of the two organisations and contribute to the further development of the global financial industry.”


"Widiatmoko, Sofwan" Sofwan.Widiatmoko@sc.com

Rabu, 02 Juni 2010


Meski 10 relawan kita dibebaskan, aksi massa tetap berlamjut

Jakarta - Setelah adanya desakan dari Pemerintah Indonesia , akhirnya 10 dari 12 WNI relawan Freedom Flotilla (Armada Kebebasan) yang sebelumnya ditahan di Israel kini telah dibebaskan.
"5 Menit yang lalu saya berkomunikasi dengan Dubes di Yordania saat ini beliau bersama dengan 10 orang WNI berada di bus dan sudah bisa masuk Yordania," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (2/6).

Namun berita dibebaskanya para relawan kapal kemanusiaan Freedom Flotillah ini tidak menyurutkan aksi 200-an mahasiswa dan pelajar Islam di depan Kedubes AS. Dalam aksinya mereka menuntut agar PBB mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan masalah di jalur Gaza.

Mereka juga menuntut Mahkamah Internasional secepatnya menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Palestina serta mendesak pimpinan negara-negara dunia seperti AS untuk ikut menghentikan penyerangan Israel terhadap kapal-kapal kemanusiaan yang hendak masuk ke jalur Gaza.

Di depan Kedubes AS, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, massa yang mengenakan pakaian putih tersebut membawa spanduk besar bertuliskan 'Israel the real terrorist. Seret teroris ke Mahkamah Internasional'. Setelah berorasi dan bertakbir selama lebih kurang 30 menit, massa kemudian membubarkan diri. yul

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam serangan Israel.

Jakarta - "Memberondong kapal di laut lepas dan berada di laut lepas sudah bukan lagi pemberondongan, tapi pembantaian," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidan saat mengelar jumpa pers di kantornya, di Jalan Proklamasi No. 51, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (1/6).

Amidan menilai serangan tentara Israel terhadap kapal yang membawa misi kemanusiaan, Mavi Marmara, tidak ubahnya sebagai tindakan yang tidak berprikemanusian. Ada dua alasan MUI mengecam serangan yang dilakukan tentara Israel ini.

"Pertama, kapal berada di laut internasional. Kedua kapal sedang membawa bantuan," tegasnya.

Selain mengutuk serangan terhadap kapal yang mengangkut relawan dari 53 negara ini, MUI juga mengutuk blokade yang dilakukan di jalur Gaza.

"Blokade Gaza adalah penjara terbesar di dunia dan bentuk pelanggaran hak asasi. Itu Juga kami kutuk," kata Amidan.

Seperti yang telah diberitakan di berbagai media, pada hari Senin (31/5) tentara Israel melakukan serangan membabi buta terhadap kapal kemanusiaan Mavi Marmara yang sedang berada di wilayah perairan internasional, sekitar 65 km dari tepi pantai Palestina. Akibat serangan brutal itu, sampai hari Selasa (1/6) diberitakan 19 orang relawan meninggal dunia dan sekitar 50 orang lainnya luka-luka.

Mavi Marmara adalah kapal yang tergabung dalam misi Freedom Flotilla to Gaza. Armada kemanusiaan itu terdiri dari 9 buah kapal yang membawa 10 ribu ton bantuan untuk rakyat Palestina di Gaza. Mavi Marmara berisi sekitar 500 orang relawan sipil dari 30 negara, termasuk dari Indonesia. Sejumlah relawan MER-C Indonesia, KISPA dan beberapa wartawan berada di kapal tersebut. Mereka kini ditahan oleh Zionis Israel dan terancam dideportasi atau dipenjara. yul

Saatnya melindungi anak dan ibu dari bahaya rokok

Jakrta - Menjelang Hari Tanpa Tembakau Sedunia tanggal 31 Mei, ratusan orang yang menggunakan kaos berwarna biru membagi-bagikan stiker dan selebaran kepada pejalan kaki, pengendara baik yang menggunakan mobil atau sepeda motor. Aksi itu dilakukan dengan slogan saatnya melindungi anak dan perempuan dari bahaya rokok.

"Tujuan dari aksi ini adalah untuk menarik perhatian dan menumbuhkan gerakan peduli bahaya rokok bagi kesehatan," kata Kepala Promosi Depkes, Lilik Sulistyowati di Bunderan HI, Jakarta Pusat, Sabtu (29/5) lalu.

Menurut Lilik, rokok menyebabkan terjadinya penyakit tidak menular seperti cardiovaskular, struk, kanker paruparu dan juga kanker mulut serta kelainan pada kehamilan. Menurut badan kesehatan dunia (WHO), rokok adalah pembunuh yang akrab di tengah masyarakat. Setiap detiknya setiap orang meninggal karena rokok.

Sebelumnya, selain menerapkan pelarangan keberadaan smoking area dalam gedung, Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta juga akan menerapkan sanksi bagi pengelola.

"Sanksi dapat berupa pengumuman nama pengelola gedung melalui media massa hingga pencabutan izin" ujar Kepala Bidang Penegakan Hukum BPLHD Jakarta, Ridwan Panjaitan, beberapa waktu lalu.

Pemberian sanksi ini menurut Ridwan merupakan langkah untuk menegakkan Peraturan Gubernur No. 88 tahun 2010 tentang kawasan dilarang merokok.

Dalam Pasal 27 Pergub No. 88 tahun 2010 tentang perubahan Peraturan Gubernur No. 75 tahun 2005 tentang kawasan dilarang merokok, dinyatakan para penanggung jawab gedung dapat dikenakan sanksi administratif jika terbukti tidak memiliki komitmen.

"Dengan adanya peraturan dan saksi seperti pengumuman di media massa ini diharapkan para pengelola gedung dapat ikut serta melakukan pengawasan terhadap kawasan yang menjadi tanggung jawabnya. Kan mereka pasti malu jika diekspos di media" ujar Ridwan.

Seperti diketahui, menurut data Epidemi dunia menunjukkan tembakau membunuh lima juta orang setiap tahunnya. Jika ini terus berlanjut maka dikhawatirkan bahaya rokok di tahun 2020 akan menyebabkan terjadinya sepuluh juta kematian. Dan 70 % kematian itu terjadi di negara yang sedang berkembang. yul.