Ponpes yang didirikan khusus untuk yatim
Jakarta - “Kalau kita punya kemauan, tidak ada yang mustahil, inysa Allah,” jawabnya singkat saat ditanya mengenai perjuanganya dalam membina ratusan anak yatim. Hal itu di ungkapkan ibu Tutty Alawiyah pemilik dan pengasuh Pondok Pesantern Khusus Yatim As Syafi’iyah di kediamannya, Sabtu (7/8) lalu.
Mantan Menteri pada zaman pak Harto dan Habibie itu mengatakan, Ponpes khusus yatim ini merupakan suatu lembaga Islam berbadan hukum, didirikan lebih kurang 32 tahun yang lalu bertujuan membantu anak-anak yatim dan dhuafa agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih gemilang.
“Sejak tahun 1978, panggilan jiwa ketika memperhatikan ribuaan anak-anak kita yang masih terbelenggu oleh kebodohan dan kemiskinan membuat miris hati kami. Ditambah dorongan dan amanah dari bapak (Alm. KH. Abdullah Safi’ie) kami mulai mengasuh 298 siswa atau anak yang diseleksi dari 674 pelamar. Mereka tinggal di pesantren dari tahun ke tahun hingga tamat. Mereka tinggal, belajar, dan makan di ponpes secara cuma-cuma,” tuturnya.
“Setidaknya kami hadir untuk menjadi jembatan kasih sayang antara kita umat Muslim dan saudara-sudara kita yang terhimpit kekurangan dan keterbatasan. Kami juga dengan senang hati membantu siapapun yang merasa berkepentingan untuk berbagi dan menyucikan rezeki yang dimiliki untuk dimanfaatkan bagi kepentingan pendidikan mereka.”
“Saat ini ada 307 anak yatim dari 27 propinsi dalam asuhan kami,” kata tokoh Muslimah Indonesia ini menambahkan. “Kami bertekad untuk terus menerus berkembang karena ada ribuan bahkan jutaan anak-anak bernasib sama di sekitar kita yang masih menunggu uluran tangan dan kepedulian kita bersama,” ujarnya.
Menyadari bahwa ini bukanlah pekerjaan ringan, Ibu yang aktiv berdakwah ini juga ingin mengetuk pintu hati maupun partisipasi dari berbagai pihak. Bagi para donatur yang berminat dan berkenan membantu anak-anak yatim ini dalam menggapai cita-citanya dan berguna bagi nusa bangsa dan agama dapat menyalurkan donasinya/zakat/infaq/Wakaf dan sedekahnya ke Pones Khusus Yatim As Syafi’iyah di Pondok Gede Jakarta. “Bantuan Pendidikan merupakan bentuk bantuan yang bermanfaat seumur hidup,” jelas ibu Tutty mengakhiri.yul
Tidak ada komentar:
Posting Komentar